Friday, July 9, 2021

Berdamai dengan Inner Child - Q n A

Hari ini aku akan mencoba untuk menjawab pertanyaan pertanyaan dimana kita bisa berkomunikasi dengan innerchild kita. Kata psikolog, berdamai dengan inner child itu penting. Hanya banyak orang yang tidak mau merealease dan melakukannya, maka, masih banyak orang -orang yang tidak dapat mengontrol emosinya kepada orang lain, terlebih kepada anak sendiri. 

next mungkin aku akan jelasin , what is innerchild, but maybe just from google atau akun instagram psikolog-psikolog yang sudah tidak diragukan lagi kredibilitasnya. 


1. apasih kegiatan favoritku saat kecil?

well, my favorite thing when i was kid is music! aku selalu menyanyi, mendengarkan musik, belajar alamt musik, piano, gitar, kadang juga gedug gedig drum di ruang musik pas sma meskipun yaaa,. nggak banget lah bunyinya. aku suka banget musik. dari aku sd, ngga, mungkin kecil, aku udah apal banyak banget lagu anak anak. waktu sd, aku ikut grup musik padus, ikut lomba padus, dan menang. smp? wah.. my world. aku punya band, ansamble musik, padus, bahkan orang - orang terdekat aku adalah orang yang pinter musik. suka bikin lagu, tapi entah kemana itu lagu lagunya. dan aku emang ngga suka belajar dari dulu. sukanya musik musik musik. bahkan aku pengen masuk sekolah menengah musik di jogja. tapi, yaa ngga boleh. mau jadi apa nanti? katanya. tapi ya ngga papa sih. aku juga ngga pinter pinter banget main alat musik, nyanyi juga b aja. tapi emang suka banget musik. tapi kalau masuk sekolah musik kayaknya harus setalent itu, sedangkan aku B aja. trus pada waktu uan, nilai kelulusanku ngga gitu bagus. tapi alhamdulillahnya aku masuk sma luar biasa yang bikin beban sampai saat ini karen anak anak muridnya yang selalu berhasil dimanapun mereka berada. sedangkan aku sekarang, ya alhamdulillah sih. alhamdulillah punya suami baik hati. like i said. but sometimes yaah.. namanya juga hidup ya kan? lol. back to music, waktu sma, aku emang kayak ngga punya dunia musik sama sekali. semua anak anak sekolah di sekolab itu jago jago banget, pada saat itu asli aku minder. bahkan aku ngga masuk ke klub padus nya (bukan karena ngga lolos) tapi karena ngga mau masuk karena didalamnya itu orang orang jago semua. aku sempet nyesel sih, kenapa ngga masuk aja? padahal sebenernya kemampuan aku sama aja. jadi aku bener bener nikmatin musik di kamar, kamar mandi, dan ruang karaoke. waktu kuliahpun sama. mau di jakarta ataupun di jogja, aku ngga masuk klub padus karena buat aku wasting time. padahal kalau ikut, itu malah bawa manfaat sbenernya. aku bisa do something about hobby, dan itu ngga akan bikin aku stress. aku stress pengalihannya hanya diem di kamar. and it is really bad. trust me, you need something besides you primary subject. apalagi kegiatan selain musik? kayaknya aku ngga menemukan itu. i love music very much. untill now. bahkan sekarang aku udah mulai berani nyanyi di depan umum meskipun hanya 20 orang. deg deg an, tapi teman aku bilang, harus pede karena kita itu something. thanks kakak baik hati :)

2. apa sih alasan kegiatan ini bisa memberikan kegembiraan buat aku?

ya karena i am into musik. just like that,

3. kapan aku berhenti melakukan kegiatan ini? 

aku mulai berhenti saat masuk sma. jujur, waktu sma memang menyenangkan, teman teman yang baik, lingkungan yang baik, tapi jujur, sebenarnya aku bertahan dengan susah payah di sekolah itu karena aku ngga terlalu pintar. aku juga jadi ngga pede untuk ikut padus dimana kegiatan itu bisa bikin aku merealease stress, karena aku melihat anak anak disitu yang terlalu pintar. aku bisa lulus saja udah alhamdulillah. aku juga ngga bisa menyalurkan hobby musik seperti nge band atau menyanyi, meskipun kadang masih suka menyanyi, tapi ngga maksimal. karena banyaknya orang orang yang lebih jago daripada aku dan itu bukan buat akuterpacu malah makin ngga pede. malah yaudah, ilang aja gitu. lagi lagi di tempat karaoke aja aku ngelepasinnya.

4. apalagi yang bisa memberi ku kebahagiaan waktu kecil?

teman teman yang baik dan perhatian. mereka udah kaya pengganti keluarga. vivy, deby, cut, diki, utan, mono, dan anak anak ips. semuanya. baik baik. mbak mbak yang baik baik. mbak siti, mba war, mba nah, mba iip, mba tin, mba pat. saudara yang super care, mba vivy, bude ti. ketika mereka berada di hidup aku, aku happy. karena entah kenapa, aku tidak dapat kebahagiaan yang sama di tempat seharusnya.

5. siapa saja sih yang ada disekitarku saat aku menunjukkan talent ku?

FRIENDS! off course, i do it together.

ibu. yaa ibu ada. tetapi aku tidak pernah membaca seberapa besar bangganya. karena memang terlihat biasa aja.

6. gimana respon mereka, supportif atau tidak, bagaimana aku merespon mereka?

respon temen temen. offcourse very good. well done. terrific! lol. respon ibu, yaa ngga tau ya, aku merasa sih B aja. papa? waw, he doesn't even know that. adek adek? seriusly, i don't remember what happen. i don't even remember they were exist. but i now i love them. two little sister who doesn't little anymore. gimana aku merespon? kalau ke temen temen offcourse aku happy, we support each other, kalau ke ibu, aku agak sedikit kecewa ya. karena kaya B aja. padahal itu aku berhasil melakukan yang aku suka. aku bahkan sengaja mengkopi piala nya agar mereka lihat or give some congratulation, tapi zero. trus apalagi ya? yaa aku ngga inget sih seperti apa aku merespon mereka. tapi mungkin dengan banyak diem dan ada di kamar, itu salah satu cara aku merespon apa yang sudah mereka lakukan ke aku. mungkin ya. i am not sure. 

7. apalagi yang bisa memberiku kebahagiaan saat kecil?

mmm... jalan jalan bareng keluarga. some vacantie in some city, beach, mountain, or just a mall for have some dinner. it was very lovable. meskipun ujung-ujungnya papa selalu sibuk sama temen2 bisnisnya. but thats fine. inilah cara kita untuk menikmati quality time keluarga. aku nggak bisa mengingat umur berapa aku feel happy saat pergi sama orgtua dan keluarga. dulu pas TK,SD, yaa alhamdulillah, pulang sekolah ke kantor papa aja aku udah seneng banget. ngga tau kenapa. pulang jalan kaki, kalau malem minggu ke lapangan kodam, that was fun and totally enough. pas SMP aku lupa. aku bener bener ngga inget apa iya keluargaku pernah ajak aku ke mall atau hanya sekedar makan makan? aku bener2 ngga inget. bahkan kenangan sama adek-adekku yang udah ngga bayi lagi pun aku ngga inget. aku cuma inget kalau aku berangkat sekolah sama adekku yang nomor dua, dan udah. kayaknya aku ngga pernah ketemu mereka di rumah. or i just don't remember anything. terus SMA ya, aku inget, my high school is beautiful even have some trouble like i said. but thats life. terus kuliah, yaaa sama ajaa. karena pas kuliah pertama aku ngga tinggal sama orgtua, pas mereka datang, pasti mereka ajak makan dong. that was fun tough. dan itu berlanjut saat aku tinggal di jakarta. everything was okay. even yaa one or two problems, but it make me and my sisters got closer. and it is very good. we know each other, and feel the same way about parents. thats good. tapi balik lagi ke pertanyaan awal, yang memberiku kebahagiaan saat kecil selain musik yaa.. vacantie with family. 

8. siapa saja yang ada disekitarku saat aku menunjukkan talent ku,bagaimana respon mereka, supportif atau nggak, bagaimana responku dan caraku merespon mereka?

yang ada disekitarku saat itu ya ibu, mbak tin, bahkan mbak wida kayaknya. yang anter - anterin lomba padus, nyanyi, wait, pas menang padus emang kaya ngga ada appreciate ya, tapi waktu lomba nyanyi, ibu supportive banget sih. bahkan beliin aku baju buat tampil. oh mungkin karena aku mulai les nyanyi. jadi bakatku mulai kelihatan. respon aku saat itu, i think i was happy. but i am not sure, happy, offcourse. cara aku merespon ibu, aku ngga inget, apa aku judes kaya aku waktu itu, atau happy. aku ngga inget sama sekali. tapi aku inget kalau saat umur SMP aku itu suka banget marah sama ibu, papa, orang rumah. kayak sebel, marah, merasa diganggu. i don't know why. but i don't remember the detail. like when or what happen with my self, i don't remember. 

9. aku ingin jadi apa yah waktu kecil?

aku inget waktu TK aku mau jadi tentara. offcourse because of my dad is an army. tapi itu berubah rubah. kadang dokter, kadang arsitek, pegawai bank, astronot, diplomat, sampai pada akhirnya aku ngga punya cita cita sama sekali. aku inget aku cuma nulis di buku orang 'jadi orang baik aja udah cukup'. oh my god, aku bener-bener ngga punya cita-cita. makanya aku ngga tau aku mau jadi apa. bahkan sampai saat ini!!!! aku jadi ibu nya anak aku, dan aku melakukan hal ini bukan karena cita cita tapi karena, yaaaa hidup aku udah sampai di titik ini. like no push. wkwk

10. apa hobiku saat ini, dan yang bisa menjadikanku bahagia saat dewasa?

hobi aku tetap nyanyi, tapi ditambah nonton, dan traveling. aku suka kumpul sama temen-temen. ibu2 istri tentara, istri diplomat, temen temen sma (tapi yang deket aja). karena kalau ngga deket ya ngga nyaman... tapi aku juga suka sendiri, nyanyi-nyanyi sendiri, merenung, nonton, do nothing. aku tu kayak, kalau ramai, bisa ngecharge aku, tapi bisa bikin batere habis juga. kalau menyendiri, bisa nge charge aku juga  kehabisan batere. kaya bersamaan gitu. jadi aku itu kayak, suka kumpul2, tapi ada kalanya aku ngecharge diri aku dengan menyendiri. atau capek menyendiri, dan ngecharge diri dengan kumpul2.

11. apasih yang bisa membuatku semangat?

well, i don't know. ngadepin anak its too tired. tapi kadang ya happy juga. okay i will thinking about this.

okay, i think, anak mau makan adalah salah satu penyemangat. makan yang lain ya.bukan kentang aja. but sometimes dia makan kentang lebih dari porsinya juga bikin semangat. 

pergi ke tempat-tempat baru (for vacay) itu juga bikin semangat. yang penting anak dan diri sendiri ngga cranky aja wkwkw.

12. gimana cara aku menghadapi emosi yang ngga nyaman?

dulu aku kalau emosi ya marah, ngambek, diem dan ngga tau mau ngapain. paling sering ya nangis. sampai sekarangpun kalau lagi marah, sedih, kecewa dan segala emosi yang ngga nyaman pasti aku bakalan nangis dulu. setelah itu, aku berfikir, karena aku kadang merasa 'seharusnya aku ngga perlu marah', tapi aku merasa aku butuh validasi kenapa aku marah. jadi aku menguraikan kejadian demi kejadian di kepalaku sampai ketemu kenapa aku marah. aku marah karena aku... biasanya aku selalu memulai kalimat itu di kepalaku. kadang kalau udah ngga bisa, aku nulis di kertas atau di hape apa yang aku rasain. aku uraikan sampai aku tau kenapa aku marah. karena aku selalu merasa 'masa gitu aja marah' , atau 'aku ngga perlu marah karena hal sepele' tetapi, dengan menulis dan menguraikan aku jadi paham, oh wajar kok kalau aku marah. i am a human being. manusia bisa marah, kecewa, sebel, jadi aku validasi aja perasaan aku. sampai akhirnya aku bisa tenang dan memaafkan. kayak contoh nih, kemarin harusnya aku pergi ke suatu tempat. tetapi, karena anak aku demam tiba tiba, akhirnya aku ngga bisa ikut. aku mau marah, kayaknya ngga wajar. masa sih aku marah karena lebih beratin jalan jalan daripada jagain anak? aku nangis dulu, karena rasanya itu sediiiiiiiiihhh banget, aku nangis sampai sesenggukan. aku juga sebenarnya ngga tau pada saat itu kenapa harus senangis itu. setelah tenang, aku uraikan kejadian itu di kepalaku. kenapa aku bisa sekecewa dan sesedih itu ngga ikut jalan jalan. kurang lebih gini kalimatnya. "aku sedih aku ngga bisa ikut jalan jalan karena anak aku sakit. aku sedih kenapa anak aku harus sakit pada hari ini. aku udah merencanakan untuk jalan dari sebulan yang lalu, dan aku udah menunggu nunggu hari ini tiba. bahkan aku ngga perlu belanja pun ngga papa. karena aku perginya sama teman teman aku. tapi ternyata aku tiba-tiba ngga bisa ikut pergi, dan aku sedih karena itu. bukannya aku ngga mau jagain anak aku, tetapi aku sedih karena hal yang aku rencanain dan ditunggu dari lama harus batal karena suatu hal. dan hal itu adalah anak sakit. kalau seandainya dia ngga sakit, dan ada halangan lain, aku juga pasti sama kecewa nya". ya akhirnya aku bisa lega. karena aku udah tahu kenapa aku sesedih itu. dan aku ngga ngerasa jahat sama anak aku. ya karena emang bukan itu. 

13. gimana caranya aku memberikan kenyamanan pada diriku sendiri?

jalan jalan sendirian adalah cara aku memberikan kenyamanan pada diri sendiri. dan itu udah lama aku lakuin sih.. kalau sekarang jalan jalan sama anak. berdua aja. itu juga memberikan kenyamanan. meskipun ngga bisa lama lama. karena dia bisa tidur di bus. lol. dan jalan jalan sama temen temen juga bisa memberikan kenyamanan. sebenernya it depends on what my heart wants aja sih.. hehe

14. apakah aku percaya pada diriku sendiri?

sometimes aku percaya, but sometimes not. kalau suatu hal itu aku kuasain, aku bisa se pede itu. tetapi kalau engga, aku mending menghindar. padahal kalau aku lakuin mungkin akan membuat diri aku lebih baik lagi. yah, itulah.. nyali aku itu tipis banget. jawaban dari pertanyaan ini sih, 65% no. 45% yes. 

yah inilah jawaban jawaban aku tentang diri aku sendiri. aku pun sebenarnya suka menguraikan kalimat kalimat ini, tetapi belum pernah aku tulis. dan setelah aku tulis rasanya... baik sih, aku merasa bisa lebih kenal siapa diri aku dan bagian mana yang harus diperbaiki.


 


No comments:

Post a Comment

Disclaimer

ini adalah sebuah disclaimer yang aku tulis berdasarkan tulisan aku sebelumnya. jadi ditulisan itu kan kayaknya aku nyalahin orang tua aku b...